Malam kemuliaan atau
malam lailatul qadar adalah bagian
dari bulan suci Ramadhan. Malam
yang penuh
dengan hikmah kebesaran yang lebih baik dari seribu bulan yang cahayanya menyinari bumi. Hal ini menegaskan peran Al-Qur’an sebagai petunjuk (Al-Huda), jalan menuju Tuhan, bagaikan sepercik cahaya menyinari kegelapan eksistensi manusia di dunia ini. Malam lailatul qadar akan mengingatkan manusia akan kepapaannya dihadapan Tuhan yang Maha Esa, seperti halnya kehausan spiritual Nabi Muhammad SAW. Serta aspek
dalam jiwanya yang penuh ketundukan, kedamaian, ketenangan dan kerinduan alam kubur. Kehebatan malam lailatul qadar disamping sebagai peringatan permulaan turunnya kitab suci Al-Qur’an, pula melambangkan kesempurnaan Tuhan dan aspek lain dari jiwa Nabi Muhammad SAW. Yang merupakan suatu teofani dan refleksi dari ketakterbatasan kekayaan khazanah Tuhan yang tercipta setiap saat tanpa pernah kehabisan kemungkinan-kemungkinannya pada alam semesta. Hal ini disebabkan oleh alam itu sendiri yang diikutsertakan dalam pewahyuan Al-Qur’an dan disucikan melalui pandangan bahwa manusialah yang datang untuk menerima wahyu yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW. Identifikasi cahaya yang mensucikan pada malam lailatul qadar dengan prinsip spiritual yang sekaligus membentuk, mengatur, dan membebaskan manusia dari prisma nafsu yang berkobar selama menjalankan ibadah puasa di dalam bulan suci Ramadhan, yang merupakan tahapan mendekati akhinya puasanya. Malam lailatul qadar senantiasa berhubungan erat dengan keselarasan dan realitas arketip sebagai refleksi yang Esa dan yang tetap abadi di balik pola perubahan dunia dengan kesementaraannya sekalipun. Seolah ada kejernihan dan kesempurnaan kepingan salju yang tersinar, polarisasi warna merah jingga yang memikat penuh kharismatik yang mistik dan sakral. Atau suatu keindahan sekuntuk bunga berbentuk geometris dalam surga Islam, yang ketika mewujud dalam desiran angin yang mengeluarkan aroma kesturi dengan deru suaranya yang merupakan gema dari surga dalam mempersiapkan jiwa untuk mengalami dan memasuki keindahan firdausi yang di dalam Al-Qur’an di janjikan untuk orang-orang yang beriman
Ulasan lain tentang LailatulQadar