Gelintar
×

Daftar Diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Daftar Masuk!
×

Daftar Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftar Diri!
×

Daftar Diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Daftar Masuk

Sign in using your Facebook account

Pengertian Empati

oleh: boomitvblogspotcom    
ª
 
Empati mirip perasaan simpati, akan tetapi tidak semata-mata perasaan kejiwaan saja, melainkan diikuti perasaan organisma tubuh yang sangat dalam.

Empati adalah kemampuan untuk menyedari perasaan orang lain dan bertindak (sesuai) untuk membantu. Konsep Empati berkaitan erat dengan rasa hiba dan kasih sayang. Empati merupakan kemampuan mental untuk memahami dan berempati dengan orang lain, sama ada orang diempati setuju atau tidak tetapi disini mempunyai niat untuk membantu.

Dalam kajian empati merupakan fenomena kompleks yang tidak mempunyai definisi sederhana. Empati dipelajari dalam psikologi sosial, psikologi kognitif dan neuroscience. Empati adalah proses mental yang kompleks yang melibatkan
(1) apa yang dirasakan oleh orang lain (empati afektif)
(2) bagaimana meletakkan diri sebagai orang lain (empati kognitif), dan
(3) menjadi orang lain yang merasakan (diri sendiri / lain) (empati ketepatan).

Ketiga mekanisme diatas dianggap saling berkaitan dan bergantung kepada satu sama lain, maka empati pun terjadi. Dalam proses empati maka ada hubungan yang saling berinteraksi antara penularan emosi, pengambilan perspektif dan ketepatan empati satu sama lain untuk menghasilkan respon adaptif sosial.

Empati berasal dari bahasa Yunani iaitu Emphatia yang bererti ghairah atau tarikan fizikal yang merujuk kepada kemampuan fikiran, emosi, niat dan ciri-ciri keperibadian dari orang lain dan memahami apa yang diinginkan.

Empati merangkumi respon tersendiri terhadap perasaan orang lain, seperti rasa kasihan, kesedihan, rasa sakit. Empati memainkan peranan penting dalam pelbagai bidang ilmu, kriminologi dari psikologi, fisiologi, pedagogi, falsafah, perubatan dan psikiatri. Dalam empati terdapat rasa penglibatan emosional seseorang dalam realiti yang mempengaruhi orang lain.

Beberapa kajian menunjukkan adanya sifat-sifat yang berkaitan dengan empati pada beberapa haiwan bukan manusia, seperti tikus atau primat lain. Dalam pengertian ini, boleh dijelaskan bahawa empati berasal dari mekanisme saraf dasar yang dibangunkan selama evolusi.

Keadaan empati, atau pemahaman empatik merupakan cara untuk memahami kerangka acuan dalaman lain dengan makna komponen emosional yang dikandungnya, seperti yang dirasakan orang lain, dengan kata lain, meletakkan diri di tempat lain, seperti "seolah-olah menjadi."

Seseorang boleh berempati dengan orang lain dengan cara memberikan sumbangan untuk memahami emosi orang lain dan berkomunikasi dengan sesama manusia. Tanpa bicara empati pun boleh difahami satu sama lain atau dengan percanggahan pun empati akan muncul. Empati boleh muncul dari mesej verbal dan non-verbal dalam 'membaca' atau pemahaman dari orang lain. Empati tidak sama dengan altruisme.

Contoh bila sahabat kita ibu bapa meninggal, kita sama-sama merasakan kehilangan.
Diterbitkan pada: 22 September, 2012   
Sila Nilai abstrak ini : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Hantar Link Cetak

New on Shvoong!

Top Websites Reviews

X

.