Gelintar
×

Daftar Diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Daftar Masuk!
×

Daftar Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftar Diri!
×

Daftar Diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Daftar Masuk

Sign in using your Facebook account

Rerumah Shvoong>Sains Sosial>Sosiologi>Jenis-jenis Sosialisasi

Jenis-jenis Sosialisasi

oleh: boomitvblogspotcom    
ª
 
  • jenis Sosialisasi
    Agar sosialisasi dapat berjalan lancar, tertib dan berlangsung terus menerus maka terdapat dua jenis sosialisasi iaitu formal dan maklumat.

    1. Formal, sosialisasi ini terbentuk melalui lembaga yang dibentuk oleh pemerintah dan masyarakat yang mempunyai tugas khusus dalam menyebarkan nilai, norma dan peranan-peranan yang perlu dipelajari oleh masyarakat.
    2. Informal, sosialisasi ini terdapat dalam pergaulan sehari-hari yang bersifat kekeluargaan.


  • jenis Sosialisasi

    1. Sosialisasi Primer Yakni Sosialisasi pertama (awal) yang diterima oleh seseorang dari linngkungan keluarganya.
    2. Sosialisasi Sekunder Merupakan lanjutan dari sosialisasi primer.

    Mengikut jenisnya, sosialisasi dibahagi menjadi dua: sosialisasi primer (dalam keluarga) dan sosialisasi sekunder (dalam masyarakat). Menurut Goffman kedua proses tersebut berlangsung dalam institusi total, iaitu tempat tinggal dan tempat bekerja. Dalam kedua-dua institusi tersebut, terdapat beberapa individu dalam situasi yang sama, terpisah dari masyarakat luas dalam jangka masa kurun tertentu, bersama-sama menjalani hidup yang terkurung, dan diatur secara formal.

    sosialisasi primer

    Peter L. Berger dan Luckmann mendefinisikan sosialisasi primer sebagai sosialisasi pertama yang dijalani individu semasa kecil dengan belajar menjadi anggota masyarakat (keluarga). Sosialisasi primer berlaku apabila kanak-kanak berusia 1-5 tahun atau apabila kanak-kanak belum masuk ke sekolah. Anak mula mengenal ahli keluarga dan persekitaran keluarga. Secara beransur-ansur dia mulai mampu membezakan dirinya dengan orang lain di sekitar keluarganya.

    Dalam tahap ini, peranan orang-orang yang berdekatan dengan kanak-kanak menjadi sangat penting sebab seorang kanak-kanak melakukan pola interaksi secara terhad di dalamnya. Warna keperibadian anak akan sangat ditentukan oleh warna keperibadian dan interaksi yang berlaku antara kanak-kanak dengan ahli keluarga terdekatnya.

    sosialisasi sekunder

    Sosialisasi sekunder adalah suatu proses sosialisasi lanjutan setelah sosialisasi primer yang memperkenalkan individu ke dalam kumpulan tertentu dalam masyarakat. Salah satu bentuknya adalah resosialisasi dan desosialisasi. Dalam proses resosialisasi, seseorang diberi suatu identiti diri yang baru. Sedangkan dalam proses desosialisasi, seseorang mengalami 'penyingkiran' identiti diri yang lama.

    Diterbitkan pada: 05 September, 2012   
    Sila Nilai abstrak ini : 1 2 3 4 5
    Terjemahkan Hantar Link Cetak

    New on Shvoong!

    Top Websites Reviews

    X

    .